Mari Liat Info Seputar Dunia Iptek

Pengetahuan Umum yang gratis dari Arianzthedoctor ,,,, Info-info menarik buat Kamu semua meeen....

Gaya Hidup Modern

Gaya Hidup Santri-santri Ppm Al-Ikhlash gaya Hidup IT Consultant. Apasanga?

Teknologi Komputasi Masa Kini

Update alat-alat komputasi yang lagi berkembang di sekitar kita meeeen.... Apasanga?

Tips-Trick dan Info Terbaru Dunia IT

Tips dan Trik keren desain, Programming, dan Troubleshooting.

Chart Lagu Keren Indonesia dan Barat

Lagu keren buat kamu yang suka Musik. Cari lagu favoritmu disini

Senin, 05 Maret 2012

Kim Dotcom, Si Hacker Bengal

detail berita
Kim Dotcom (foto: Google)
Kim Dotcom lahir dengan nama Kim Schmitz pada 21 Januari 1974. Ia juga dikenal dengan nama panggilan Kimble dan Kim Tim Jim Vestor. Sebagai seorang remaja, Kim mendapatkan reputasi lebih di Jerman karena meng-crack sistem perusahaan PBX yang ada di Amerika Serikat (AS), serta menggunakannya sebagai taruhan untuk berkarir dalam keamanan data.

Saat itu Kim yang masih berusia 19 tahun menyebut dirinya sebagai Kimble. Dia bermarkas di Jerman, serta menjadi pemimpin dari sekelompok peretas bernama Dope. Dia juga merupakan peretas paling terkenal di negaranya, tampil di German TV dengan penyamaran, serta  muncul dalam majalah German Capital edisi Desember.

Setiap hari sekira 12 jam, Kim muda duduk di depan terminal komputer miliknya untuk menembus sistem milik PBX di AS. Dia menggunakan sebuah program khusus buataanya sendiri yang diklaim bisa mengakses enam kode sehari.

PBX sendiri adalah sebuah perusahaan sistem telepon. Para peretas membobol sistem perusahaan itu untuk mencuri  nomor akses, yang bisa dijual kepada peretas lain, juga dijual kepada para kriminal yang menggunakan nomor tersebut untuk transaksi bisnis.

"Bagi saya, setiap PBX adalah sebuah pintu terbuka," sesumbar Kim muda seraya mengklaim telah menggondol 500 kode PBX, yang dibanderol Kim seharga USD200 per nomor. Jumlah persediaan yang besar, mengingat nomor-nomor itu bisa dijual ke lebih dari satu pelanggan.

Naas, peretasan tersebut kemudian membuatnya ditangkap dan mengantongi tuduhan telah menggunakan serta menjual nomor kartu kredit dan telepon hasil pencurian.

Kim yang kontroversial itu, seperti juga orang lain. Dia punya pekerjaan yang lebih 'biasa', misalnya, kadang-kadang dia bekerja menjaga keamanan sistem untuk bank-bank di Jerman.

Kimble juga membuat suatu telepon dengan enkripsi, yang diklaim tidak akan bisa disadap. Hanya dalam sebulan saja, telepon besutan Kim tersebut terjual 100 unit.

Pada 1994, lelaki bertubuh tambun itu mendirikan DataProtect, sebuah perusahaan keamanan komputer. Namun, empat tahun setelahnya, dia dijatuhi hukuman percobaan selam 2 tahun atas tuduhan penipuan dan menadah barang curian.

Lima tahun setelah pendirian itu, DataProtect bersama IVM Engineering menghasilkan Megacar. Bukan mobil biasa, Megacar yang diperkenalkan oleh perusahaan besutan Kim tersebut adalah Mercedes-Benz S-Class W220 yang dikalibrasi oleh Brabus.

Di dalam Megacar itu, Kim menyematkan server Windows NT, layar datar SGI seluas 17,3 inci, serta mengkombinasikan 16 modul GSM untuk menyediakan akses internet via mobile broadband.

Pada 2000, Kim menjual 80 persen saham DataProtect ke TUV Rheinland. Kemudian pada 2001, lelaki itu membeli saham sebuah perusahaann yang  hampir bangrkrut (LetsBuyIt.com) dengan harga USD375.000.

Dia kemudian mengumumkan akan menginvestasikan 50 juta Euro untuk perusahaan itu. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa dia tidak benar-benar memiliki uang. Tapi, pernyataannya menyebabkan saham meroket hampir 300 persen, yang kemudian dijual Kim dengan keuntungan USD1,5 juta. Atas kasus ini, dia ditangkap, dan kembali menerima hukuman percobaan dua tahun.

Bisnis Megaupload yang baru-baru ini mengantarkan lelaki flamboyan itu ke dalam tuduhan pelanggaran hak cipta, dibangun Kim pada 21 Maret 2005. Situs berbagi file dan penyimpanan online tersebut bermarkas di Hongkong, dan menjadi situs terpopuler ke 13 di internet.

Sehubungan dengan kasus tersebut, polisi menyergap tempat tinggal Dotcom Mansion berdiri di atas tanah dengan lahan seluas 24 hektare, tempat Kim bersama dengan 70 karyawannya mencoba mengendalikan 'bisnis hitamnya'.

Dalam penyergapan tersebut, pihak kepolisian setidaknya menyita 18 unit mobil mewah dengan nilai total mencapai USD4,9 juta, diantara mobil yang disita terdiri dari sebuah Rolls-Royce Phantom drophead coupe dan mobil klasik Cadillac 1959 warna pink.

Kim memang gemar memborong mobil mewah dan bahkan aksi gilanya dilakukan dengan memacu mobil itu sampai 320 km/jam di jalanan umum, kemudian mengunggahnya di situs YouTube.

Plat mobil yang dimilikinya juga cukup mengundang perhatian, seperti sebuah Rolls-Royce Phantom bertulis 'GOD', Mercedes-Benz bertulis 'HACKER' dan mobil lainnya yang juga ada label 'MAFIA'. (tyo)

Sekilas tentang Windows 8


Microsoft memperlihatkan indikasi menyiapkan Windows 8 untuk digunakan di tablet.

OS Windows 8 (REUTERS/Alex Gallardo)
VIVAnews - Setelah sekian lama menjadi pembicaraan, Microsoft akhirnya membuka 'selubung' Windows 8. Di hadapan ribuan pengembang konten/aplikasi yang menghadiri konferensi tahunan Build di Anaheim, California, Microsoft memperlihatkan bentuk dan fungsi sistem operasi Windows 8.

Seperti dikutip dari laman CNNMoney, perusahaan yang didirikan Bill Gates ini menyebut Windows terbaru ini "mengubah dunia berkomputer" (changing world of computing). Tampilan visual user interface Windows 8 tampak dioptimalkan untuk perangkat layar sentuh (touchscreen) dan perangkat mobile seperti tablet.

Presiden Windows Steven Sinofsky mengatakan, Windows 8 didesain untuk "sentuh lebih dahulu, tapi sama seperti sedang (berkomputer) di rumah dengan mouse dan keyboard".

Sinofsky juga mengatakan Windows telah mengalami sejumlah evolusi yang signifikan sejak tahun 1995. Namun, Windows 8 tetap memiliki kelebihan yang ada di Windows 7, dengan sejumlah perbaikan.

Fitur Beragam
Laman teknologi Time, Techland, menilai Windows 8 masih konsisten dengan memiliki tampilan yang sangat berbeda dengan sistem operasi iOS milik Apple. Tampilan home screen di Windows 8 pun dinilai persis seperti yang selama ini ada di Windows Phone: warna-warni, dengan sejumlah kotak berisi apps, koneksi, konten, dan fitur. 

User Interface
 yang dinamakan "Metro" ini akan memiliki akses cepat, namun juga memungkinkan memiliki tampilan Windows klasik. Tampilan Metro juga menyediakan kontrol sentuh, yang menjadi sinyal Microsoft akan mengembangkan sistem operasi untuk tablet.

"Tiap menit Anda menggunakan perangkat sentuh dengan Windows 8, saya berjanji Anda akan kembali ke komputer Anda dan terus menyentuh layarnya," ujar Sinofsky.

Kemudian, seperti dikutip dari laman FoxNews, sistem operasi terbaru Windows ini juga menghemat memory. Sinofsky kemudian mendemostrasikan, dengan menggunakan laptop Lenovo berprosesor Intel Atom 1 Gb, Windows 7 'memakan' memori sebesar 404 MB, sedangkan Windows 8 hanya sebesar 281 MB. Dengan demikian akan banyak ruang untuk aplikasi.

Microsoft kemudian juga memperlihatkan, Windows 8 tak hanya baik digunakan di prosesor standar Intel atau AMD, yang selama ini lazim digunakan di komputer desktop. Windows 8 pun berjalan baik dengan mikroprosesor ARM, yang biasa digunakan di tablet.

Karena berbicara di hadapan pengembang konten/aplikasi, Microsoft pun mengatakan Windows 8 akan bekerja dengan baik untuk apps. "Jika Anda menambahkan suatu app (aplikasi), maka sistemnya (Windows 8) akan semakin berkembang dan terus berkembang," ujar Sinofsky.

Microsoft juga disebut akan meluncurkan app-store versi Windows. App-store ini mencakup aplikasi untuk bergaya Metro Windows 8 atau Windows klasik.
Berikut merupakan sejumlah gambar tampilan Windows 8, seperti diambil dari Techland:
Locksreen:
Start Screen:
Screen Touch Keyboard:
Control Panel:
Windows App Store:

Aplikasi Tweet@rama:

Wikileaks Publikasikan Jutaan E-Mail Stratfor


Tidak hanya e-mail, Wikileaks juga mengklaim telah mendapatkan data glosarium Stratfor.

Tidak e-mail, Wikileaks mengklaim telah mendapatkan data berisi glosarium yang digunakan Stratfor untuk mendefinisikan perusahaan-perusahaan AS. (issa-eg.org)
VIVAnews - Sejak hari ini, situs Wikileaks mulai mempublikasikan lebih dari 5 juta alamat e-mail yang dibobol peretas dari perusahaan intel swasta Stratfor. Sontak, Stratfor pun berang, menyebut tindakan itu tidak dapat dimaafkan dan merupakan pelanggaran privasi berat.

"Beberapa alamat e-mail mungkin telah dipalsukan atau diubah, namun sebagian mungkin masih asli. Kami tidak akan memvalidasi atau menjabarkan pikiran seperti apa saja yang dipertukarkan lewat semua alamat ini," demikian bunyi pernyataan Stratfor yang berbasis di Texas, seperti dikutip dari CNN, 27 Februari 2012.

Tidak hanya alamat e-mail, Wikileaks juga mengklaim telah mendapatkan data berisi glosarium yang digunakan Stratfor untuk mendefinisikan perusahaan-perusahaan AS. Pendiri Wikileaks, Julian Assange, mengklaim akan mengirimkan dokumen-dokumen tersebut pada jaringan mereka yang terdiri dari 25 kantor berita dan kelompok aktivis.

"Di sini ternyata ada perusahaan intel swasta yang mengandalkan informan dari pemerintah Amerika Serikat, agen intel mancanegara dengan reputasi yang dipertanyakan, serta para jurnalis," kata Assange.

Peretas, yang diduga terkait jaringan Anonymous, juga pernah mengatakan pada awal tahun ini bahwa mereka telah mencuri percakapan e-mail ratusan karyawan Stratfor. Kantor berita Reuters melaporkan pada rentang waktu yang hampir bersamaan, pendiri Stratfor, George Friedman, sempat memperingatkan bahwa banyak cache e-mail yang telah dicuri.

"Tuhan mungkin tahu apa yang bisa ditulis ratusan karyawan kami dalam e-mail mereka bisa sangat memalukan, bodoh, atau salah diinterpretasikan. Jika para pertas itu mencari tanda-tanda konspirasi dalam isi e-mail, maka mereka seharusnya kecewa," kata Friedman.

Komputer-komputer di Stratfor sendiri sudah dua kali dibobol peretas pada Desember tahun lalu, mengakibatkan detail lebih dari 30 ribu pengguna kartu kredit terpublikasi di Internet. Stratfor pun bekerjasama dengan FBI untuk menyelidiki pembobolan Desember.

Sebelumnya, Wikileaks juga merilis rekaman pertarungan rahasia dan ribuan kabel militer AS yang berkenaan dengan perang di Irak dan Afganistan pada 2010 sehingga membuat pemerintah AS berang. Tingkat keamanan dokumen yang dilabeli "sangat rahasia" pun dipertanyakan dengan adanya kebocoran ini.

Julain Assange, sang pendiri Wikileaks, saat ini sedang menjalani tahanan rumah di Inggris. Dia terancam diekstradisi ke Swedia atas tuduhan kejahatan seksual.
• VIVAnews 

Oksigen Ditemukan di Dione, Bulan Saturnus


"Ini menunjukkan bahwa molekul oksigen pada dasarnya umum dalam sistem Saturnus."

Molekul oksigen adalah gejala umum di sistem Saturnus. (dok. Corbis)
VIVAnews - Pesawat ruang angkasa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang mengitari Planet Saturnus telah mengidentifikasi lapisan atmosfer oksigen yang tipis pada cincin planet Dione, bulan Saturnus. Atmosfer Dione 5 triliun kali lebih padat dibandingkan dengan udara pada permukaan Bumi.

Atmosfer Dione dideteksi oleh pesawat ruang angkasa NASA, Cassini, yang melihat lapisan oksigen sangat tipis, setara dengan dengan kondisi 300 mil atau 480 km di atas bumi.
Bedanya, pada Dione, hanya ada satu ion oksigen dalam setiap 0,67 kubik inchi atau satu ion untuk setiap 11 kubik sentimeter di ruang angkasa. Ada perbedaan pendapat, ilmuwan yang tergabung dalam misi Cassini ini mengatkan bahwa jumlah tersebut belum cukup sebagai sebuah atmosfer.

"Kami saat ini mengetahui bahwa Dione, bulan Rhea merupakan sebuah sumber molekul oksigen," kata Robert Tokar, anggota Tim Cassini Laboratorium Los Alamos yang juga pemimpin studi di New Mexico dalam sebuah pernyataan.
"Ini menunjukkan bahwa molekul oksigen pada dasarnya umum dalam sistem Saturnus. Memperkuat dugaan bahwa ini terjadi dari sebuah proses yang tidak melibatkan kehidupan," tambahnya.

Oksigen di Dione kemungkinan berpotensi dihasilkan oleh fotosintesis matahari atau partikel berenergi tinggi yang membombardir permukaaan yang melindungi lapisan es bulan Saturnus itu. Tokar menjelaskan bahwa serangan tersebut melepaskan ion oksigen ke atmosfer. Kemungkinan lain, oksigen adalah hasil dari proses geologi.

Dione bukan satu-satunya bongkahan batu yang mengandung atmosfer di tata surya. Lapisan tebal atmosfer diketahui menyelubungi Bumi, Venus, dan Mars. Juga bulan terbesar dari Planet Saturnus, Titan.

Atmosfer tipis pada bulan Saturnus yang lain, Rhea, Dione, yang mirip  juga terdeteksi oleh NASA pada 2010.

Temuan oksigen pada Dione, tak lantas membuat pendapat pada ilmuwan berubah. Mereka tetap yakin Dione tak punya daya dukung kehidupan. "Namun riset terbaru menunjukkan, Dione jauh lebih menarik dari yang sebelumnya kami pikirkan," kata Amanda Hendrix, Deputi Proyek Sains Cassini pada Jet Propulsion Laboratory NASA, Kalifornia. Amanda tidak ikut dalam studi Tokar.
"Ilmuwan kini menggali Dione melalui data Cassini untuk melihat lebih detail bulan ini," katanya.

Pejabat NASA menjelaskan Dione ditemukan pada 1684 oleh astronom Giovanni Cassini. Bulan ini dinamai sesuai Dewa Yunani, Dione. Penyair kuno Yunani, Homer menggambarkan Dione sebagai ibu dari Dewi Aphrodite.

Dione merupakan salah satu bulan terkecil Saturnus dengan luas 698 mil atau 1123 km. Dione mengorbit Saturnus setiap 2,7 hari pada jarak 234 ribu mil atau 377,4 ribu km. ukuran ini sama dengan bulan bumi.

NASA meluncurkan misi Cassini pada 1997 yang mengorbit Saturnus sejak Cassini mendatangi cincin planet terbesar tersebut pada 2004. Misi tersebut merupakan upaya kerjasama NASA dan agen ruang angkasa Eropa dan Italia. Kerjasama tersebut telah diperluas beberapa kali, terkahir sampai 2017.

Studi detail terkait hal ini akan dijelaskan pada Jurnal Geophysical Research
• VIVAnews 

Laba-Laba Mampu Hasilkan Senar Biola Terbaik



Laba-laba (wikipedia)
VIVAnews - Para ilmuwan di Jepang telah menggunakan ribuan helai sutra laba-laba untuk membuat sebuah senar biola. Senar tersebut diklaim memiliki warna nada yang lebih lembut dan mendalam, ketimbang tali senar tradisional ataupun senar yang terbuat dari baja.

Warna nada tersebut kemungkinan ditimbulkan dengan cara memutar sehingga menghasilkan sebuah "struktur kemasan" yang tidak jarak antar-tiap helai. Senar ini akan dijelaskan secara detail dalam jurnal "Physical Review Letters" yang akan datang.

Shigeyoshi Osaki dari Universitas Kedokteran Nara,  Jepang, telah tertarik dengan sistem mekanika pada sutra laba-laba dalam beberapa tahun lalu. Ia secara khusus mempelajari 'garis tarikan' sutra yang diayunkan oleh laba-laba.

Osaki sebelumnya telah mengukur kekuatan sutra dan dituliskan dalam paper di "Polymer Journal" pada 2007.

Osaki telah memperolah banyak metode yang tepat dari garis tarikan sutra dari penangkaran laba-laba. Kini, Ia juga telah  mengalihkan perhatiannya untuk mengaplikasikan material tersebut.

"Instrumen busur senar seperti halnya biola yang telah banyak dipelajari oleh peneliti," tulisnya. "Namun, tak semua detail telah dapat diperjelas, kebanyakan pemain biola tertarik pada bentuk biola tapi tidak pada busur atau senarnya."

Osaki menggunakan 300 laba-laba spesies Nephila maculata perempuan. Salah satu di antaranya merupakan penenun bola emas yang terkenal dengan jaring yang komplek, untuk memberikan garis tarikan sutra.

Untuk kebanyakan senar, Osaki membelit antara 3 ribu dan 5 ribu helai sutra dalam satu arah untuk membentuk sebuah ikatan. Senar tersebut kemudian disiapkan dari tiga ikatan belitan secara bersamaan pada arah yang berlawanan.

Ia kemudian mengatur ukuran daya rentang sutra, yang merupakan faktor penting agar pemain biola tidak salah dalam memainkan biola saat konser. Senar sutra laba-laba mampu menahan pengurangan tegangan sebelum menggantikan senar tali tradisional yang jarang digunakan. Senar ini juga lebih baik dari senar nylon core, yang berlapis alumunium.

Sebuah studi penutup kemudian menggunakan sebuah mikroskop elektron yang menunjukkan bahwa saat senar dengan sendirinya berputar secara sempurna. Dalam bagian lintasan helai telah dipadatkan dalam sebuah jarak dari bagain yang bebeda.

Hasilnya, semua cocok bersama-sama, meninggalkan tidak ada ruang di antara mereka. Osaki menunjukkan bahwa fitur senar yang mengalihkan kekuatan mereka dengan penting menjadi nada unik.

"Beberapa vionis profesional melaporkan bahwa senar laba-laba menghasilkan sebuah warna nada yang lebih baik, mampu menciptakan sebuah musik baru," tulisnya. | BBC
• VIVAnews 

Google Siapkan Android Key Lime Pie? Google Siapkan Android Key Lime Pie?


Key Lime Pie disebut versi terbaru setelah Jelly Bean

Sistem Operasi Android (2android-phone.com)
VIVAnews - Google baru saja meluncurkan Android versi 4.0, atau yang dikenal dengan nama Ice Cream Sandwitch (ICS). Kehadiran ICS pun disambut baik, sejak Google memperkenalkannya pertama kali di perangkat Samsung Galaxy Nexus.

Walau ICS terbilang masih hangat, dan dinantikan untuk bisa dioperasikan di sejumlah perangkat, tapi Google dikabarkan mempersiapkan Android 5.0 Jelly Bean. Versi Jelly Bean hadir untuk melengkapi kekurangan ICS, baca di tautan ini.

Tapi Google tidak berhenti di situ. Kini, Google pun dikabarkan mempersiapkan versi terbaru setelah Jelly Bean. Versi terbaru yang disiapkan ini akan dinamakan, Key Lime Pie.

Seperti dilansir laman CNet, pemberian nama sandi Key Lime Pie dipilih sebagai rangkaian daftar menu makanan penutup yang lezat. Tampaknya Google membuat rencana untuk memperluas menu Android.

Menurut sumber dari laman The Verge, tidak ada indikasi kapan sistem operasi terbaru itu akan dimunculkan. Sumber The Verge juga tidak menyebut versi angka, apakah Key Lime Pie akan jadi Android 6.0 atau bukan.

Nama sandi Key Lime Pie melanjutkan tradisi Google dalam pemberian nama untuk Androidnya dengan mengadopsi alfabetik makanan penutup.
Versi itu adalah Cupcake, Donut, Eclair, Froyo (Frozen Yoghurt), Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, dan Key Lime Pie.

Walaupun Ice Cream Sandwitch hanya berlaku untuk sektor mobile, Jelly Bean yang akan dirilis akhir tahun ini, diharapkan akan optimal untuk tablet. Versi Jelly Bean juga memungkinkan para vendor untuk menambahakan Android 5.0 kepada tablet berbasis Windows 8 ataupun notebook. Ini memungkinkan pengguna untuk beralih di antara sistem operasi tanpa harus memulai dari komputer.

Rumor ini disebut The Verge akan terjadi pada 2013, mengingat saat ini Google memperlambat langkah Android pada beberapa versi terakhir.

Sampai saat ini, perwakilan dari Google belum memberikan komentar lanjut terkait kabar tersebut.
• VIVAnews 

Sabtu, 03 Maret 2012

Otak Dicangkok Komputer, Etis atau Tidak




Ilustrasi Otak (Ilustrasi otak)
VIVAnews - Sekelompok ilmuwan di Inggris mengajukan debat etika mengenai teknologi baru yang memasangkan teknologi komputer ke otak sehingga menghasilkan manusia super, yang memiliki konsentrasi tinggi atau bisa mengendalikan senjata dengan pikiran.
Jelas, teknik ini membuat batas antara manusia dan mesin menjadi kabur.

Ilmuwan yang tergabung dalam Dewan Nuffield untuk Bioetika ini meluncurkan debat ini pada Kamis 1 Maret 2012.

"Mengintervensi otak selalu meningkatkan harapan dan ketakutan sama banyaknya. Berharap bisa menyembuhkan penyakit berbahaya dan ketakutan akan konsekuensi meningkatkan kapabilitas manusia melampaui normal," kata Thomas Baldwin, profesor filsafat dari Universitas York, Inggris, yang memimpin studi ini.

"Harapan dan ketakutan ini menantang kita berpikir hati-hati mengenai pertanyaan mendasar terkait otak: Apa yang membuat kita manusia? Apa yang membuat kita sebagai seorang individu? Dan bagaimana serta mengapa kita berpikir dan bertindak?"

Dewan independen yang didirikan untuk membahas isu etika ini ingin berfokus pada tiga areal utama neuroteknologi yang mengubah otak: brain-computer interfaces (BCIs), teknik stimulasi syarah seperti stimulasi otak dalam (DBS) dan terapi cangkok sel syaraf.

Teknologi-teknologi ini, seperti dilansir Reuters, sudah mencapai beragam tahap pengembangan untuk keperluan pengobatan penyakit Parkinson, depresi dan strok. Para ahli berharap, ada pengembangan baru untuk pasien dengan kerusakan otak berat.

Namun bagian menakutkan dari teknologi ini berkembang di luar bidang kesehatan. Di militer, penerapan antarmuka otak-komputer bisa digunakan untuk pengembangan senjata yang bisa dikendalikan dengan sinyal otak. Di industri game, teknologi antarmuka ini juga menjadi riset penting.

"Jika antarmuka otak-komputer digunakan untuk mengendalikan pesawat militer atau senjata dari jauh, siapa yang mengambil tanggung jawab atas tindakan itu? Bukankah ini mengaburkan batas antara manusia dan mesin," kata Baldwin.

Konsultasi soal etika ini dibuka sampai 23 April ini. Tahun depan, Dewan Etika ini berharap bisa melahirkan rekomendasi. (umi)
• VIVAnews